Hai
februari,,, apa kabar?? Sudah siapkah kamu menemaniku mengarungi hatinya lagi??
Sudah siapkah kamu seperti februari sebelumnya yang setia menghapus air mataku
ketika dia kembali memutuskan untuk tidak dulu melihat ke arahku??
| untuk februari |
rasanya sudah 16 bagian dari kamu yang menyapaku dengan senyum yang sama J. Senyum yang tergantung manis di sudut” bibir di setiap pagi. Namun apakah ada senyum yang semakin lebar untuk februari yang satu ini?? Yah aku akan melukis senyum itu dengan tidak lagi menghela nafas panjang. Aku akan mulai bernafas normal dengan detak jantung yang akan mulai merdu nantinya.
Namaku
alfi fatimatus safitri. Anak tunggal dari kelurga mungil yang sederhana. dan yang hari ini genap berusia 16 tahun.
Februari ,, 16 tahun ini apa maknanya?? Tak ada kuarasa. Hanya tahun-tahun yang berulang dan dengan usia yang berbeda. Aku tak berubah sedikitpun. Masih sama. Masih mencintai dia, yah tak berubah persis seperti tahun lalu.yang berbeda hanya tak ada kalimat seperti “ happy birthday my fairy” untuk ucapan selamat ulang tahun di inbox telephone genggamku tahun ini. Mungkin perbedaan signifikan hanya terjadi pada cerita tentang dia. pria manis dengan sejuta alasan yang membuatnya pergi untuk tidak kembali.
Februari ,, 16 tahun ini apa maknanya?? Tak ada kuarasa. Hanya tahun-tahun yang berulang dan dengan usia yang berbeda. Aku tak berubah sedikitpun. Masih sama. Masih mencintai dia, yah tak berubah persis seperti tahun lalu.yang berbeda hanya tak ada kalimat seperti “ happy birthday my fairy” untuk ucapan selamat ulang tahun di inbox telephone genggamku tahun ini. Mungkin perbedaan signifikan hanya terjadi pada cerita tentang dia. pria manis dengan sejuta alasan yang membuatnya pergi untuk tidak kembali.
Februari,,
izinkan aku menulis tentang dia di awal usia baruku. Entah dari mana keinginan
itu bermula tapi yang jelas tidak ada cerita yang pantas untuk mengawali usiaku
kecuali cerita tentang dia dan rasa nano-nano yang menyerangku beberapa bulan
terakhir sampai saat ini sampai setelah aku telah resmi menggenakan selempang
transparan yang di sepanjangnya bertuliskan “ aku gadis dengan 16tahun”.
Fabruari,,
aku ingin memperkenalkanmu pada AGUNG EKO HARTO SUSILO. sosok yang tidak
rupawan namun memiliki mata indah. Seperti mata induk elang. tajam tapi hangat.
Mata itu yang selama ini membuatku merasa dunia seakan berhenti sejurus ketika
aku berhasil menangkap tatapannya. Yang memiliki kulit coklat gelap tapi tidak pernah
kasar untuk terus membuatku nyaman bergeseran dengan hal itu. Yang memiliki
banyak alasan untuk terus melukis senyum legit di ujung-ujung bibirnya.yang
memiliki jemari tangan dengan sela yang tidak terlalu membuat jemariku sesak
untuk berada di antaranya.
Februari,,tidakkah
kamu tahu Agung pria yang selalu berhasil membuatku memperhatikan
gerak-geriknya itu, adalah kekasih gadis lain?. Dulu memang dia pernah menjadi
kekasihku selama hampir satu tahun. Tapi karna aku yang melepasnya, dan hingga
kini dia tidak kembali. Aku tidak akan mengutuk diriku sendiri untuk hal indah
yang memang bukan milikku dan lalu terlepas begitu saja. Seperti diriku, dia
milik tuhan. Tidak ada yang bisa merubahnya. Bahkan gadis itupun juga tidak.
Februari,,
aku tidak pernah tahu jawaban atas benar atau salah ketika aku tidak berhenti
mengaguminya. Yang jelas otakku sudah benar” paham dia sudah mencintai dan di
cintai gadis itu, yang entah kenapa namanya saja sudah tidak bersahabat
denganku. Hanya saja hatiku masih terlalu egois untuk mengakuinya. Hatiku
mengacuhkan gadis itu dengan segala kepeduliannya terhadap pria manis itu yang
mungkin saja sedikit lebih besar dariku. Tapi kurasa tidak.
Februari,,
aku rasa aku sedikit beruntung,, Tuhan tidak membuatku melihat dan mendengar
secara langsung bagaimna pria manis itu memeluk lalu memanggil gadisnya dngan
sebutan “sayangku”. Sebutan yang pernah dia gunakan untuk memanggilku. Aku rasa
aku tidak perlu marah pada tuhan atas kejutan yang Dia berikan padaku di awal
tahun ini di januari. Tentu kejutan yang sempat membuat detak jantungku enggan
untuk melanjutkan perjalananya. Kejutan yang membuat darah” dalam tubuhku
berputar” di satu pusat, Dan lalu timbul luka yang menganga hingga hari ini.
Luka itu masih menganga di hatiku.
Februari,,
maaf membuatmu banyak mendengar cerita tentang dia hari ini. Entahlah, aku rasa
kamu yang tepat untuk mendengarnya. Februari, aku masih percaya pada janjinya
untuk menikahiku kelak. Yah menikah. Aku tahu kamu akan kaget mendengar gadis
seusiaku bercerita padamu sesuatu tentang pernikahannya. Tapi aku fikir itu hal
wajar. Tidak ada kurasa manusia yang tidak memikirkan tentang pernikahannya.
Meskipun dalam ukuran yang bisa di sebut KB, tidak menutup kemungkinan juga MB,
tapi tidak untuk GB. Rasanya itu untuk orang dewasa seperti dia. Pria yang akan
menginjak usia 19th di pertengahan maret. dia memang 3th lebih tua
dariku tapi dia tahu bagaimana menjadi teman seumuran ketika aku bosan, menjadi
kakak ketika soal” matematikaku begitu rumit, dan menjadi ayah ketika aku mulai
acuh pada kegiatan OSN di sekolahku. Dia bukan power rangers bukan juga
superhero di hidupku. Dia hanya pria manis beraura hangat yang sedari November
di thun 11 lalu menjadi fajar pagi dan senja soreku. Namun saat ini pria itu
hanya menjadi satu titik bintang pudar yang kadang sudah tidak tampak ketika
mendung. Dia benar-benar sudah menghilang tanpa membawa satu kenangan tentang
apa yang dulu paling suka aku ucapakan. “KITA”.
Februari,,
jika kamu menemukan pria itu di seberang pulau yang berjarak 103 km dari
pulauku ini, tolong tanyakan janji itu padanya, tapi jangan paksa dia untuk
ingat pada janji itu. Tinggalkan dia jika dia lupa tapi jika dia ingat, doakan
dia untuk menepatinya atau mencabut janjinya. Dan sampaikan padanya bahwa aku
tidak akan pernah berhenti mengucapkan “lailatuka sa’iidah” ketika akan
memenjankan mataku di malam hari dan “shobaahul khoir ya akhi, kaifa ashbahta?”
dan di setiap siang ketika melihat teman”ku bergembira dengan kekasih mereka
hati slalu berucap “ana uhibbu ilaika” J
Februari
terimakasih sudah membantuku. Semoga tahun depan februari sepertimu akan muncul
lagi . “nigatsu”
| semoga kamu tau bahwa hal ini menyiksa saya |